5 Ciri Modus Penipuan Bisnis Online

5 Ciri Modus Penipuan Bisnis Online

5-ciri-modus-penipuan-bisnis-online

5 Ciri Modus Penipuan Bisnis Online –Penipuan bisnis online saat ini sudah memakan cukup banyak korban.

Memang, dalam berbisnis khususnya bisnis online kita harus ekstra hati-hati dan mempelajari dengan seksama sebelum akhirnya memilih untuk berintraksi atau bergabung dengan bisnis online tersebut.

Penipuan bisnis online terjadi lebih sering dibandingkan dengan penipuan bisnis offline.

Penipuan bahkan menjadi kelemahan terbesar bisnis online yang membuat sebagian besar orang enggan untuk memulainya.

Bagi sebagian orang yang menginginkan cara instan dan menghalalkan segala cara untuk mencapai apa yang diinginkan, penipuan bisnis online menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut.

Meski begitu, tidak semua bisnis online melakukan cheating.

Anda bisa secara selektif mencari bisnis online yang benar-benar eksis dan bersungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan kepada para pelanggan.

Siapa saja yang ingin kontinyuitas bisnisnya terjamin, pastilah harus berusaha secara maksimal.

Namun bagi mereka yang hanya ingin keuntungan sesaat dengan berbuat buruk kepada orang lain, pastinya dalam waktu dekat kecurangan tersebut akan terdeteksi.

Sebagai bekal bagi Anda agar tidak terjebak dalam penipuan bisnis online yang akan berakibat buruk pada finansial Anda, berikut 5 modus penipuan  online yang wajib Anda tahu.

Baca Juga : Ibu Rumah Tanggapun Bisa Sukses Dengan Usaha Online Untuk Ibu Rumah Tangga

  1. Identitas tidak jelas/berusaha disembunyikan

Bisnis online sejatinya sama halnya dengan bisnis offline. Jika bisnis offline memiliki lokasi yang jelas dan dapat diakses secara nyata, bisnis online pun harus demikian. Identitas pengelola bisnis haruslah jelas, misalkan nama, alamat bisnis entah itu yang berbasis rumahan atau kantoran, dan juga contact person yang berfungsi untuk berinteraksi dengan pelanggan, entah itu via telepon, SMS, WA, BBM, dan yang lain. Paling tidak Anda harus mengetahui detail tersebut dengan jelas tanpa ada yang disembunyikan. Jika terdapat kerancuan pada data tersebut, Anda bisa cross check ulang sebelum akhirnya memutuskan untuk transaksi.

  1. Jalur kontak dengan member terbatas

Jika pebisnis online yang benar-benar eksis tentunya akan gencar melakukan interaksi dengan pelanggan baik untuk tujuan promosi maupun memberikan pelayanan yang  maksimal, beda halnya dengan penipuan bisnis online yang selalu was-was akan terbongkar kedoknya. Pihak yang cheating tidak sengaja membatasi kontak dengan member apalagi jika pertanyaan mengenai ketidakmaksimalan layanan, seperti kenapa barang tidak segera datang, dimana kantor offlinenya, dan sebagainya. Biasanya, pihak pebisnis online yang melakukan penipuan akan melakukan transaksi sekali saja dengan konsumen tertentu, setelah dana ditransfer, mereka akan menghilang dan sulit dihubungi.

  1. Produk/jasa yang ditawarkan tidak jelas

Tidak hanya penjual yang harus cerdik, menjadi konsumenpun harus demikian halnya. Jika hendak membeli produk atau menggunakan jasa toko online tertentu, ada baiknya Anda cermati dengan seksama apakah jasa atau barang yang ditawarkan tersebut benar adanya. Selain itu, kejelasan produk juga harus Anda perkuat, apa nama brandnya, fungsinya apa, bahannya berbahaya atau tidak, dan pertanyaan lain seputar produk yang ditawarkan. Ini juga bisa menjadi proses investigasi Anda, apakah admin yang bersangkutan tegas dan lancar dalam menjawab pertanyaan yang diajukan ataukah lebih gugup dan berbelit-belit yang menandakan kebohongan.

Baca Juga : 4 Ide Usaha Sampingan untuk Mahasiswa

  1. Menjanjikan pendapatan yang tidak masuk akal

Apa sih yang dijual oleh mereka yang menipu? Jawabannya adalah bualan. Dengan bualan tersebut mereka akan mengelabuhi pelanggan. Pelanggan yang merasa apa yang diinformasikan dapat diterima dengan logis tidak menutup kemungkinan akan melakukan transaksi. Salah satu iming-iming terbesar dalam bualan itu adalah JANJI PALSU atas pendapatan dalam jumlah yang fantastis dalam waktu singkat. Nah, jika Anda merasa apa yang dikatakan oleh pihak toko online mengada-ada, ini berarti Anda telah sadar dan harus segera mengambil sikap dan juga mengambil jarak dari yang bersangkutan.

  1. Sedikit atau bahkan tidak ada yang merekomendasikan

Penipuan bisnis online sejatinya hanya komputer, internet dan juga website toko online yang bisa dibeli dengan harga murah. Sebagai pelanggan, Anda bisa mencermati masing-masing bagian dari website dan temukan apakah ada kerancuan. Untuk mengetahui kredibiltas bisnis online ini, Anda bisa membaca testimoni yang diberikan. Jika komentar cenderung negative dan bahkan ada yang secara langsung komen bahwa sudah transfer tapi barang tidak dikirim dalam waktu melebihi durasi pengiriman, Anda bisa lebih berhati-hati dengan website tersebut.

Waspadalah! jadilah konsumen bisnis online yang cermat agar tidak menjadi korban penipuan bisnis online oleh pihak yang hanya menginginkan keuntungannya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *